Pages

Minggu, 26 Januari 2014

Sel Prokariotik dan Eukariotik



            Sel merupakan unit terkecil kehidupan. Berdasarkan ada tidaknya membran inti maka sel dibedakan menjadi 2, yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik. Sel prokariotik ialah sel yang tidak mempunyai membran inti, ukuran kecil, uniseluler, organisasi internal sel sederhana, materi genetik sel tidak di selubungi oleh membran sehingga materi genetik tersebar pada sitoplasma dan disebut daerah nucleoid. Sel prokariotik meliputi golongan Eubacteria dan Arhaebacteria. Escherichia coli merupakan  salah satu spesies eubacteria yang banyak dipelajari untuk memahami sel prokariotik ( Tim Dosen UIN.2013 ; hal 11 ).
            Semua sel diselimuti oleh suatu membran yang mengatur perjalanan materi antara sel tersebut dengan lingkungan sekelilingnya setiap sel, pada tahapan tertentu pada hidupnya mengandung DNA, yaitu materi yang dapat diwariskan yang mengarahkan aktivitas-aktivitas tersebut.
Semua bentuk kehidupan lainnya tersusun dari sel-sel eukariotik. Sel eukariotik jauh lebih kompleks daripada sel prokariotik. Karena dibagi-bagi oleh membran-membran internal menjadi ruangan-ruangan fungsional, atau organel,yang berbeda-beda. Pada sel eukariotik, DNA tersusun bersama-sama dengan beberapa jenis protein tertentu menjadi struktur yang disebut sebagai kromosom yang terdapat didalam sebuah nukleus, organel terbesar pada sebagian besar sel eukariotik ( Campbell.2002 ; hal 26 ).
Perbedaaan yang nyata antara sel prokariotik dan eukariotik adalah sel eukariotik terdapat pengorganisasian atau pemisahan organel-organel sel yang lebih jelas, sedangkan organel-organel sel prokariotik tidak memiliki membran seperti sel eukariotik. Seluruh proses metabolisme sel prokariotik terjadi dalam sitoplasma sel.



 Struktur sel prokariotik dapat dilihat sebagai berikut :
Struktur
Terdiri atas
Selubung luar
Dinding sel, membran sel
Sitoplasma
Ribosom, tilakoid ( sianobakteri )
Nukleoid
Enzim, kromosom ( DNA )
Pada umumnya sel eukariotik berukuran sangat kecil. Sebagian besar sel berukuran jauh lebih kecil dari 1 mm. beberapa diantaranya bahkan berukuran 1/1.000 milimeter ( 1 mm ). Isi sel dan makromolekul yang berada di dalam sel bahkan masih tetap lebih kecil daripada ukuran mikromolekul, dan diukur dalam satuan nanometer ( nm ).
Struktur sel terdiri atas dua bagian, yaitu protoplasma dan membran dinding sel. Membran atau dinding sel merupakan bagian terluar sel yang membatasi kloroplas dengan lingkungannya. Protoplasma berisi cairan kental yang disebut protoplasma. Di dalam protoplasma ditemukan beragam organel.

·         Struktur sel prokariotik





   Struktur sel eukariotik



 






Berdasarkan letaknya, protopolasma dibedakan atas sitoplasma dan nukleoplasma. Sitoplasma terdapat diantara inti sel ( nukleus ) dengan membran sel, sedangkan nukleoplasma terdapat didalam nukleus  (  Priadi, Arif .2006 ; 15-16 ).
·         Fungsi organel
Organel adalah suatu kantung yang dilapisi membran atau suatu komportemen ( ruang ) yang mempunyai fungsi metabolik  khusus didalam sel. Nukleus merupakan organel yang paling menyolok.     
1.      Membran Plasma
Tersusun atas protein dan lemak. Fungsinya yaitu melindungi sel, mengatur keluar masuknya zat dan sebagai penerima rangsang dari luar sel.
2.      Retikulum Endoplasma
Berbentuk seperti benang-benang jala, dibagi menjadi dua, yaitu:
a.     Retikulum Endoplasma kasar, fungsinya yaitu transpor dan sintesis protein. dan juga terdapat ribosom
b.     Retikulum Endoplasma halus, Tidak terdapat ribosom, dan mempunyai fungsi transpor dan sintesis lemak dan steroid.
1.      Nukleus
Merupakan organel terbesar, mempunya membran rangkap. Didalam nukleus terdapat nukleoplasma yang terdiri atas benang kromatin dan juga tersusun DNA, RNA dan Protein. Fungsinya sebagai pengendali seluruh aktivitas sel, dan pengatur pembelahan sel.
2.      Sentriol
Sel ini hanya dimiliki oleh sel hewan. Fungsinya menarik kromosom menuju ke kutub.
3.      Sitoplasma
Tersusun atas cairan sitosol dan organel yang padat. Fungsinya yaitu sebagai tempat reaksi metabolisme sel.
4.      Badan Golgi.
Terdiri atas membran berbentuk kantong pipih. Fungsinya sebagai sekresi polisakarida, protein dan lendir.
5.      Ribosom
    Tersusun dari protein dan tidak bermembarn. Fungsinya sebagai tempat berlangsungnya sintesis protein.
6.      Lisosom
Yang merupakan membran berbentuk kantong kecil berisi enzim hidrolitik yang fungsinya untuk percernaan infrasel. Mempunyai berbagai fungsi, antara lain :
a.            Mencerna materi yang diambil secara endositosis.
b.            Menghancurkan organel sel yang sudah tidak berfungsi atau biasa   disebut autofage.
c.            Menghancurkan selnya sendiri (autolisis).
7.      Mitokondria
Memiliki membran rangkap dan berlekuk-lekuk membentuk krista.
8.      Dinding sel
Tersusun atas protein selulose, hemiselulose, pektin dan lignin. Fungsinya memberi bentuk pada sel, melindungi sel sebelah dalam dan mengatur transportasi zat.
9.      Plastida
Organel yang mengandung pigmen, terdiri dari :
a.   Kloroplas, mengandung klorofil
b.   Kromoplas, mengandung pigmen merah, jingga, dan kuning.
c.   leukoplas, tidak mengandung pigmen.
12.  Vakuola
Sel tumbuhan yang bersifat menetap. Fungsinya tempat menyimpan cadangan makanan, pigmen, minyak atsiri dan sisa metabolisme ( Firmansyah dkk. 2009 : 40-41 ).
·          Perbedaan sel prokariotik dan sel eukariotik.
Sel prokariotik, tidak memiliki membran inti jumlah kromosom 1 ukuran ribosom 70 s, serta organel sel tidak lengkap. Sel eukariotik, memiliki membran inti jumlah kromosom lebih dari satu. Ukuran ribosom 50 s organel sel lengkap. Seperti mitokondria, retikulum endoplasma, badan golgi, lisosom dan ini berikut perbedaannya.
Komponen
Sel prokariotik
Sel eukariotik
ukuran
1-10 mikro
10-100 mikro
organisme
Bacteria,cyanobakteria
Fungi,tumbuhan dan hewan
DNA
Di sitoplasma bentuk
Sirkuler
Di nukleoplasma bentuk benang halus dan panjang
RNA dan protein

RNA dan protein
disintesis di sitoplasma
RNA di sintesis di nukleus dan protein di sitoplasma
      Ribosom
Bebas di sitoplasma
Ada yang bebas dan ada yang terikat pada RE
Sentriol
Tidak ada
Ada pada sel hewan
Pembelahan
Mitosis
Meiosis

Reproduksi aseksual
Jarang
Ada
Sitoplasma
Tanpa sitoskeleton, tidak ada gerakan
Punya sitoskeleton, ada gerakan sitoplas
Peptidoglikan
Ada
Tidak ada
Mitokondria, aparatus golgi, RE
Tidak ada
Ada
Pengambilan makanan
Absorbsi
Absorsi, endositosis dan fotosintesis
Metabolisme
Anaerob dan aerob
Aerob
                                                                               ( Oman karmana.2003 ; 83 )
Ciri-ciri organisme prokariotik merupakan sel yang tidak mempunyai membran nukleus sehinggaa subtansi nukleusnya tercampur atau mengandakan hubungan langsung dengan sitoplasma.
Walaupun sel prokariotik dan sel eukariotik memiliki kompleksitas yang jauh berbeda. Dapat melihat bahwa keduanya ternyata memiliki ukuran, bentuk, dan ciri-ciri struktural khusus yang sangat bervariasi. Tetapi semuanya merupakan struktur yang sangat teratur yang berfungsi menjalankan proses-proses rumit yang harus berlangsung demi kelangsungan hidup sel tersebut.
Kedua organisme eukariotik dan prokariotik mendapatkan energi yang mereka butuhkan untuk tumbuh dan mempertahankan fungsi sel normal melalui respirasi selular. Respirasi selular memiliki 3 tahap utama : glikolisis, siklus, asam sitrat, dan transport elektron. Pada eukariotik, reaksi respirasi selular yang paling terjadi dalam mitokondria. Dalam prokariotik, mereka terjadi dalam sitoplasma dan atau dalam membran sel ( Campbell Reece. 2002 : 112-114 ).

Tidak ada komentar: