Pages

Kamis, 26 Februari 2015

FAKTA OBAT!!!

Sudah tidak diragukan lg,dunia pengobatan mempunyai pengaruh penting dalam kehidupan manusia. Ada banyak metode pengobatan dalam dunia pengobatan,salah satunya adalah obat. 
Obat ialah suatu bahan atau paduan bahan-bahan yang dimaksudkan untuk digunakan dalam menetapkan diagnosis, mencegah, mengurangkan, menghilangkan, menyembuhkan penyakit atau gejala penyakit, luka atau kelainan badaniah dan rohaniah pada manusia atau hewan dan untuk memperelok atau memperindah badan atau bagian badan manusia termasuk obat tradisional.

Tapi,tahukah anda fakta-fakta tentang obat??
Inilah 7 fakta tentang obat:

1.Plasebo Efek

Tahu nggak kalau tepung saja bisa menyembuhkan penyakit ? Meskipun persentasinya kecil ( kadang kurang dari 1 persen) dapat ditemukan didalam beberapa jurnal penelitian, misalkan : jika 1000 orang diberikan tablet yang tidak mengandung bahan aktif maka beberapa diantaranya tetap mengalami kesembuhan. Hal ini disebabkan karena peneliti melakukan uji silang yang akan melihat bagaimana jika obat tanpa bahan aktif dibandingkan dengan obat yang berbahan aktif. Namun nggak usah kuatir karena Para peneliti mempunyai standar uji klinis yang diatur secara ketat sehingga saat melaksanakan penelitian kepada manusia dilakukan dengan etis.

Ketika laporan penelitian itu dipublikasikan, maka tiba-tiba saja muncul yang namanya plasebo efek, alias efek pasien yang sembuh ketika tidak diberikan obat. Biasanya efek ini tidak terlalu besar dan sangat kecil,meskipun demikian plasebo efek ini bukanlah tujuan pengobatan. Jadi nggak bisa disimpulkan kalau plasebo efek ini akan menjadi legitimasi anda untuk memberikan obat palsu.

Ingatlah, jika anda memberikan tepung pada pasien, hal tersebut sangat merugikan pasien dan termasuk tindakan kriminal. Jadi nggak usah mengharapkan anda mengobati pasien dengan rujukan penelitian plasebo efek.

2.Tablet 500 mg, tidak pernah ada !
Jangan anda pernah berpikir bahwa tablet merek X 500 mg maka obat yang dikandung didalamnya mengandung tepat 500 mg. Tapi kandungan obat itu bisa lebih atau kurang. Tentu saja pada saat penimbangan obat tersebut diambil sejumlah total yang diharapkan. Namun ketika diuji di laboratorium maka obat tersebut tidak akan mengandung 500 mg loh. Kok bisa demikian ? hal itu disebabkan dalam pembuatan obat setiap apoteker mengacu kepada standar umum yaitu Farmakope Indonesia. Didalam Farmakope disebutkan bahwa “tablet X rentang kadar obat X antara 495 mg-510 mg”. Jadi kandungan obat selalu dalam rentang yang disyaratkan oleh Farmakope.

Tablet …500 mg ? Hmmm, coba anda bertanya pada setiap peneliti di departemen quality control di semua pabrik farmasi di seluruh dunia. Adakah obat yang kandungan kadarnya 500,00 mg ….sangat jarang bahkan mungkin nggak ada.

3. Obat sebelumnya diujikan pada hewan loh.
Anda penyayang binatang ? Siap-siap saja anda bakal terenyuh, Para peneliti biasa menggunakan hewan untuk melakukan uji obat-obatan. Mulai dari tikus, kelinci, anjing bahkan Monyet. Biasanya para ahli itu ingin mengetahui efek-efek obat yang diberikan, misalkan : menghilangkan nyeri, obat tidur, obat bius, dll..

Dosisnya tentu disesuaikan dengan binatang yang diujikan. Kalau mau melakukan pengujian nih biasanya para peneliti menyiapkan beberapa hewan uji dan kemudian memberikan obat dan pembandingnya untuk melihat efek yang dicari. Tidak menutup kemungkinan hewan yang diujikan itu terbunuh atau bahkan menderita karena uji yang dilakukan.Namun dari hasil penelitian ini kemudian didapat manfaat pengobatan kepada manusia, sehingga berbagai macam obat dapat dikonsumsi dan disebarkan keseluruh dunia.

4. Apoteker Tahu Obat tapi tidak diajari jenis Penyakit !
Apoteker itu tahu semua jenis obat-obatan ketika dia lulus dari pendidikan apoteker, namun untuk spesifikasi penyakit jangan harap apoteker bisa paham. Baiklah, saya berikan ilustrasinya. Jika seorang gatal-gatal dan pergi berobat, apoteker yang tidak pengalaman pasti tidak bisa membedakan penyebab gatal antara, Bakteri, Virus, Jamur atau alergi Biasa, namun apoteker tahu dan paham obat-obatan untuk mengobati penyakit kulit yang disebabkan oleh Bakteri, Virus, Jamur, atau alergi biasa. Hal tersebut karena apoteker diberikan pendidikan mengenai obat-obatan sementara mengenai penyakit dan penyebab-penyebabnya dokter diajari lebih banyak.

Jadi jika anda bertanya dengan Apoteker, pastikan anda tahu penyebab penyakit anda dengan sebelumnya pergi ke dokter.

5. Obat Baru itu Nggak ada !
Jika ada sebuah perusahaan farmasi yang mengeluarkan obat paten di tahun 2011, maka sudah bisa dipastikan bahwa obat tersebut ditemukan beberapa tahun yang lalu. Kenapa demikian ? Karena penelitian dalam bidang obat-obatan harus melalui proses penelitian yang panjang, mulai dari penemuan, pengembangan, uji keamaan, uji toksisitas, bioavailabilitas dan masih banyak lagi, bahkan sampai diluncurkan pun obat tersebut masih dalam proses penelitian dan pengembangan. Jika anda membaca jurnal penelitian yang terlampir dalam obat tersebut anda akan menemukan bahwa banyak sekali peneliti yang terlibat dan penelitian yang dilakukan sudah melalui proses yang sangat panjang. Itu dilakukan tentu untuk menjamin keamanan dan kegunaan obat yang dijual dipasar.

Jadi kalau dibilang obat baru ?….No Way!,…aslinya udah lama ditemukan tapi baru kali ini perusahaan farmasi berani melepasnya ke pasaran.

6. Obat Efek sampingnya Banyak!!!
Jangan takut, Efek samping yang banyak itu muncul karena obat selalu diuji dan setiap peneliti akan melaporkan setiap efek samping yang muncul. Nah kumpulanpenelitian ini kemudian dirangkum menjadi laporan efek samping obat. Biasanya laporan efek samping muncul setelah obat diberikan pada penelitian yang dilakukan pada ratusan-ribuan pasien dan jumlahnya kecil. Kalau efek samping itu muncul pada semua pasien, itu namanya bukan efek samping lagi tapi menjadi efek utama, iya kan ?

Secara umum jika obat diminum dengan sesuai dosis dan waktu yang ditentukan maka efek samping yang muncul tentu kecil. Berbeda jika seseorang mengkonsumsi dalam jumlah berlebihan dan dengan waktu yang lama hingga berbulan-bulan.Jadi sebelum mengkonsumsi obat, pastikan dosis yang diminum dan lama waktu pengobatannya, karena obat yang diminum berlebihan itu dapat memberikan efek samping .

Ingat : Jika mengkonsumsi obat sesuai dosis dan mendapatkan efek yang tidak diinginkan segeralah anda melaporkan ke Apoteker atau dokter anda.

7. Obat tidak dijual sebanyak-banyaknya.
Jika anda pengusaha toko dan seorang pembeli ingin membeli 1000 karton Mie instan, tentu anda akan senang dan menjadikan pembeli itu pelanggan utama anda. Tidak demikian dengan Apoteker yang menjual obat di apotek. jika anda datang ke apotek dan membeli amoxicillin 10 karton, pasti anda tidak akan dilayani. Bahkan anda bisa jadi ditolak mentah-mentah karena dengan jumlah obat yang sedemikian besar itu pasti susah dijelaskan penggunannya.

Jadi mungkin Apoteker satu-satunya penjual didunia yang justru tidak mengharap pembelinya membeli obat dalam jumlah besar-besaran, karena selain berbahaya hal tersebut masih perlu ditanyakan untuk apa tujuan obat itu digunakan. Dosis obat kan paling lama 15-30 hari saja (untuk obat tertentu bisa sampai 6 bulan), kalau sampai 10 karton pastinya bikin bingung dan apa laporan penggunaan obatnya.

sumber  (bernadimalik.wordpress.com)

Prinsip Pengobatan kedokteran Dalam Islam

Postingan kali ini berhubungan dengan salah satu materi kuliah yg kuikuti di bimbingan HPAI mengenai bagaimana prinsip pengobatan dalam islam atau nama gaulnya tuh thibbun nabawi.. nah karena kan bnyak tuh, org2 klo sakit hanya mengandalkan manjur tidaknya obat.y tnpa memikirkan klo trnyata berobat itu prlu memperhatikan beberapa hal, yaitu :

1. Prinsip keyakinan, yaitu bahwa yang menyembuhkan adaiah Allah SWT. Dengan demikian dalam merawat pasien harus dilakukan dengan ihsan dan sesuai dengan syari'at Islam (Al Qur'an dan As Sunnah).

2. Menggunakan obat halal dan thoyyib (baik), serta tidak sekali-kali menggunakan obat-obatan yang haram / tercampur bahan yang haram.

3. Prinsip pengobatan yang tidak membawa mudharat (bahaya). Pengobatan ini tidak sekali-kali mencacatkan (merusak) tubuh, kecuali keadaannya sangat darurat dan tidak ada pengobatan lain pada saat itu.

3. Prinsip pengobatan: tidak berbau tahayul, khurafat dan bid'ah.
Prinsip mencari yang lebih baik, berdasarkan kaedah Islam dan ilmu-ilmu pengobatan.

4. Mengambil sebab melalui ikhtiar (berusaha) serta tawakal (berserah diri), juga selalu ikhtiar mencari yang terbaik.

Konsep Kekuatan Fitrah {VitalForce)

Kita telah mengetahui bahwa Allah SWT telah membekali manusia suatu sistem imunitas yang dikenal sebagai kekuatan fitrah. Kekuatan fitrah tergantung kepada 4 (empat) faktor, yaitu
Spiritual (kalbu),
Mental (akal),
Emosi (nafsu) dan
Fisikal (jasmani).

Melalui ke-4 asas inilah Kedokteran Islam meletakkan kaedah perawatan penyakit. Karena bagi si pasien bukan hanya pil, tablet dan suntikan yang diperlukan, tetapi lebih dari itu yaitu 4 (empat) faktor di atas:

Aspek spiritual
Kepada pasien perlu selalu dilakukan pembinaan spiritual sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW, yaitu selalu meletakkan segunung harapan kepada setiap pasien bahwa "LikuHi dain dawauri' (setiap penyakit pasti ada obatnya).

Mengeluarkan kekuatan fitrah pasien melalui kaedah amalan dzikir. Diantara dzikir yang bisa diamalkan ialah do'a Nabi Yunus as: Tiada Tuhan selain Engkau, sesungguhnya kami termasuk orang yang dzalim. Seringkali pasien mengalami stress yang akan menghilangkan kekuatan fitrah, maka penawar yang digunakan ialah: sabar dan shalat.

Aspek Mental.
Mengubah persepsi pasien terhadap penyakit.Kebanyakan pasien gagal melihat penyakit sebagai kasih sayang dari Allah SWT.Mereka selalu memikirkan yang hilang daripada melihat kebaikan yang masih ada.Perasaan pemilik mutlak menjadikan mental mereka lebih parah.Penawar yang paling mujarab ialah meletakkan azas keyakinan kepada Qadha (ketetapan) dan Qadar (ketentuan) Allah SWT yang tinggi.

Aspek Emosi (nafsu).
Salah satu penawar yang paling mujarab untuk mengendalikan emosi ialah berpuasa.Berpuasa menjadikan emosi seseorang terkendali.Menghindari makanan seperti daging, ikan berdaging hitam, makanan berasam merupakan kaedah perawatan yang terbaik.

Aspek Fisik (jasmani).
Fisik atau tubuh manusia terjadi dari sumber-sumber yang halus dan lembut.Penggunaan bahan kimia sintetis menjadikan tubuh menghadapi tekanan yang maha berat.Berapa banyak kerusakan yang disebabkan oleh obat.Hanya kehalusan dan kelembutan herba sajalah yang sesuai dengan fisiologi
tubuh manusia. Salah satu cara yang digunakan untuk mengistirahatkan tubuh adaiah mendapatkan tidur yang berkualitas

Selasa, 24 Februari 2015

Ketika Amanah Dakwah Datang

Dakwah adalah cinta
Dan cinta akan meminta semuanya darimu..
Sampai pikiranmu. Sampai perhatianmu.
Berjalan, duduk dan tidurmu.
Bahkan ditengah lelapmu, isi mimpimu pun tentang dakwah. Tentang umat yang engkau cintai.

Lagi2 memang seperti itu.
Dakwah menyedot saripati energimu.
Sampai tulang belulangmu
Sampai daging terakhir yang menempel di tubuh rentamu.
Tubuh yang luluh lantak diseret-seret
Tubuh yg hancur lebur dipaksa berlari.

Teruslah bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.
Teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu
Teruslah berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu.
Teruslah bertahan, hingga kefuturan itu futur menyertaimu.
Tetaplah berjaga, hingga kelesuan itu lesu menemanimu.

Puisi itu mengingatkanku pada LDKI IPMI yang dilaksanakan kemarin.. mengingatkanku akan amanah dan janji besar yang telah kuucapkan dari lisanku yang awalnya begitu kaku dan membuatku bergetar mengucapkannya, yang sungguh memiliki makna yg begitu dalam akan amanah dakwah sekolah yang mungkin akan aku terima kelak..

Ya Rabb..sanggupkah hamba menerima dan menjalani semua ini?? Hati hamba begitu berat ya Allah..bukan karena hamba tak mau menerimanya.. melainkan karena rasa khawatir pada diri hamba yang dimana setiap perkataan yg akan aku ucapkan, semuanya akan menjadi pertanggung jawaban di akhirat kelak..saat dimana aku mengucapkan sesuatu, maka dirikulah yang harus paling pertama menjalankannya..sdangkan aku merasa masih kurang dlm menjalankan itu :"(

Mungkinkah ini waswas syetan?? Astagfirullah al azim..
Teringat kembali perkataan seorang akhwat..bahwa ketika kita berniat untuk menegakkan agama Allah maka Allah akan memberikannya pertolongan dan Meneguhkan kedudukan kt di bumi, dan perkataan lain yakni tidak ada yang lebih baik ucapannya dari perkataan seseorang yg mengajak kepada Allah dan insyaallah balasannya yaitu syurga firdaus yg menjadi t4 bagi penyeru dakwah..

Sanggupkah dan mampukah aku??
Teguhkanlah hatiku ya Allah..
Istiqomahkanlah Aku..
Perlancarlah Lisanku..
Dan buatlah org2 mengerti akan ucapanku..
Tanamkanlah keberanian dalam diriku..
Dan jadikanlah aku seorang muslimah bermental baja yang akan bertahan walau badai menghadang..
Bismillahh..
Bismillah...
Kuawali dan kusambut amanah ini dengan mengharapkan ridhoMu..
Dan mengharapkan akan hidayah yg kelak mereka dapatkan dari Lisan dan perjuanganKu..
Yang kelak akan menjadi amalan yg memasukkanku ke dalam Syurganya..
Aminn ya robbal 'alamin :)