Kesalahanku dimasa lalu..
Kini masih meninggalkan bekas dalam laramu..
Membuat dirinya begitu acuh..
Acuh hingga ku tak lagi mengenal sosok itu..
Dirimu tak lagi seperti yang dulu
Saat ku menjadi salah satu orang yang merasa beruntung dalam
hidupku..
Sosok yang dingin..
Begitu dingin..
Respon tubuh seakan tak lagi dapat terkontrol
Aliran darah seakan terhenti..
Hati yang gemetar..
Muka pucat dan tangan yang dingin..
Seolah mewakili kerinduanku
Pada sosok jiwa yang pernah menjadi saudaraku
Namun semua seakan telah berubah..
Kilauan berlian itu telah sirna..
Angin malam menjamah..
Ombak memberontak keras pada tepiannya..
Seolah mengerti keadaanku saat itu..
Perpisahan tanpa pamit
Membuat hati ini masih terus bertanya akan keberadaan cahaya itu
Perlahan demi perlahan semakin sirna ..
Hingga memaksaku tuk menerima keadaan yang sebenarnya..
Keadaan bahwa jarak telah mengubah semuanya..
Disatu sisi..
Penantian ini seolah telah berujung..
Senyum bahagia semakin terukir dari bibir ini..
Namun saat kualihkan pandanganku..
Dirinya seakan menganggapku hanya sebuah bayangan
Pandangan itu terahlihkan seolah kutak berada di dekatnya..
Kemana kakak ku yang dulu???
Kemana kakak yang katanya akan setia menjadi saudaraku??
Begitu besarnya kah kesalahanku padanya..
Hingga sepatah katapun seolah begitu sulit tuk menyapa..
Apakah dirinya takut jika ku masih berharap??
Dan ku katakan TIDAK!!
Karena ku hanya ingin berterima kasih pada sosok kakak yang
begitu banyak mengajarkanku akan arti kehidupan, kesungguhan dan semangat J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar