Malam kemarin, tepat tgl 23 agustus.. Chaiim kebetulan menelponku yang saat itu sedang mengisi waktu malam karena sulit tertidur. Dan seperti biasa, percakapan kami hanya perckapan biasa, nanya kabar dan dlm keheningan dia isi dengan murojaah hafalannya. Sebenarnya ku agak risih akhir2 ini krn sering.y dia menghubungiku entah lwt sms atau bbm namun hanya ku jawab sekedar.y saja tnpa basa basi. Krn bagaimana pun dia bukan mahramku. Sdah sering aku menegurnya, namun mngkin dia blum tersentuh dgn teguran itu sehingga jalan satu2.y hanya dgn mengurangi perckapan yg tdk penting. Dan tdi malam Alhmdlhh Allah mulai menyadarkannya dan memberi taufik kepadanya untuk segera menjauhikuu..saya akui kakak begitu sayang padaku namun cintaNya kpd Allah jauh lebih besar dari semua itu yg terbukti dengan kegigihannya dlm menghafal al.Qur'an. Sehingga tuk memperbaiki semua itu, kakak hnya berjanjii padaku bahwa kelak setelah ku lulus darii bangku kuliah, ia akan dtng menemui orang tuaku sebagai buktii tanggung jawab.y terhadap sayang.y padakuu yg mngkin telah melekat di hatinya.. Terharuu aku mendengarkan itu :'), dlm keharuan itu terbenak dipikiranku tuk menuliskan segala apa yg ada di hatikuu, yg tak dapat ku ucapkan lwt lisan. Ada perasaan sedih dihatii krn ini adl malam terakhir dia menghubungiku, entah itu lwt tlp, sms, bbm atau fb. Yg jelas dlm 2 tahun ke depan tak akan ada lagi nama kakak yg kudengar :"), hiks. Tapii semua itu demi kebaikan kamii bersama.
*Ya rabb.. Malam ini kutelah membuat keputusan yang mungkin akan jauh lebih baik buat kami, keputusan yang kubuat atas dasar cinta kepada-Mu, cintaa yang membuatku harus melindungu kesucian fitrah ini..
Aku tau ya Allah, engkau yang menciptakan hati dan perasaan..
Maka sampaikanlah rasa rinduku kepadanya..
Rinduu yang semakin membuatku harus menjauhinya..
Karena teringat akan zina hati yang mngkin akan menodai fitrah ini..
Aku tau ya Allah hatinya begitu tulus mencintaiku..
Tapii kuhanya butuh sosok pria yang serius..
Serius mempersuntingku di depan kedua orang tua yang melahirkanku..
Bukan cintaa yang hanya akan membuat hatiku dan hatinya berdosa karena perkataan yang justru engkau murkai yaa Allah :"(
Aku pun begitu dipermainkan dengan perkataan cinta yang dia katakan sebelum kami halal.. Ya Allah ampunilah aku dan lindungilah kesucian hatiku, dan janganlah engkau biarkan anak cucu kami berbuat seperti yg kami.lakukan :'(
Sekarang aku mengerti, kenapa rezki itu terasa.terhalang..
Mngkin akibat zina hati yang kami.lakukan :'(
Jagalah hatikuu..
Jagalah hatinya...
Jika dia memang tulang rusukku..
Berilah kemudahan dan pertemukanlah kami dalam bahtera pernikahan..
Ridhoilah kami..
Dan jagalah cinta kamii..
Bukan sekarang!!
Saat dimana kesiapan itu belum datang..
Maka yang harus kulakukan hanya mampu diam diam dan diam..
Fokus kuliah dan membahagiakan orang tua..
Dan tetap bersabar dalan penantian yang mngkin akan banyak godaan yang dtng silih bergantii..
Namun hanya kesetiaanlah yang akan membuat kami mampu melaluinya :")
Namun jikaa ternyata kmi tak mampu melalui godaan itu..
Maka berilah Kami yang jauh lebih baik..
Karena ditanganMu lah segala takdir Kami :)
Kutunggu engkau dalam penantian ini^^ uhibbukifillah CHAIIM
Tidak ada komentar:
Posting Komentar