Pages

Kamis, 07 Mei 2015

Tanaman Obat sistem pencernaan, pernapasan dan endokrin disekitar kita

A.    Sistem Pencernaan
1.      Daun jambu biji
Khasiat
Obat diare, obat maag, sariawan, masuk angin, demam berdarah, penurun kolesterol, luka berdarah, sariawan, dan perut kembung.
Kandungan Senyawa
Menurut pendapat Ris munandar (1989) daun, kulit batang, akar dan buah muda pada daun jambu biji mengandung zat psidi tanin sedangkan khusus daun jambu biji mengandung minyak atsiri, eugenol dan damar disamping zat-zat mineral lain yang banyak terdapat didalam buah. Daun jambu biji mempunyai zat aktif diantaranya adalah minyak atsiri, alkaloid, flavonoid, tanin, dan pektin. Selain itu tanin juga dapat menyerap racun dan menggumpalkan protein. Dalam penelitian terhadap daun kering jambu biji yang digiling halus diketahui kandungan taninnya sampai 17,4%. Makin halus serbuk daunnya, makin tinggi kandungan taninnya, senyawa itu bekerja sebagai astrengent yaitu melapisi mukosa usus, khususnya usus besar (Winarno 1997)


2.      Beluntas (Pluchea indica L)
Khasiat
Gangguan pencernaan pada anak-anak
Kandungan Senyawa
tanaman beluntas terkandung beberapa senyawa kimia antara lain : alkaloid, tannin, sterol, natrium, minyak asitri, asam amino, lemak, kalsium, magnesium, fosfor, vitamin A, vitamin C ( banyak terdapat pada bagian daun ), dan senyawa flafonoida ( terdapat pada bagian daun dan akar ).


3.      Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa)
Khasiat
Disentri
Kandungan Senyawa
Kandungan mahkota dewa antara lain antihistamin alkaloida, karena itu rasa dari daun maupun buah mahkota dewa agak sepat-sepat pahit. Selain bersifat anti-histamin, tanaman yang disinyalir berasal dari tanah Papua ini juga mengandung senyawa triterpen, saponin dan polifenol (lignan). Sementara itu kulit buah dari mahkota dewa juga mengandung alkaloida, triterpen, saponin dan flavonoida. Masing-masing senyawa ini memiliki khasiat yang baik bagi manusia.




B.     Sistem Pernapasan
1.      Sambiloto (Andrographis paniculata)
Khasiat
Bronchitis, influenza, radang amandel (tonsillitis), abses paru, radang paru (pneumonia)
Kandungan senyawa
Daun dan percabangannya mengandung laktone yang terdiri dari deoksiandrografolid, andrografolid (zat pahit), neoandrografolid, 14-deoksi-11-12-didehidroandrografolid, dan homoandrografolid. Juga terdapat flavonoid, alkane, keton, aldehid, mineral (kalium, kalsium, natrium), asam kersik, dan damar. Flavotioid diisolasi terbanyak dari akar, yaitu polimetoksiflavon, andrografin, pan.ikulin, mono-0-metilwithin, dan apigenin-7,4- dimetileter. Zat aktif andrografolid terbukti berkhasiat sebagai hepatoprotektbr (melindungi sel hati dari zat toksik).

2.      Jeruk Nipis
Khasiat
sebagai ekspektoran dan mengeluarkan dahak
Kandungan senyawa
jeruk nipis mengandung komponen kimia yaitu minyak atsiri 7% yang mengandung terpena, terpenoid, hesperidin, tangeritin, naringin, eriocitrin, eriocitrocide. Senyawa tersebut mampu mengendalikan otot dalam saluran pernapasan menjadi tidak tegang sehingga penting untuk meredakan batuk.
3.      Mengkudu
Khasiat
Anti Amandel
Kandungan Senyawa
Selenium, terpenoid, scolopetin, xeronine, proxeronine. Senyawa scolopetin dalam kandungan buah mengkudu ini  sangat efektif sebagi unsur anti peradangan dan anti-alergi. Sehingga mampu menyembuhkan berbagai penyakit peradangan secara alami, Contohnya penyakit amandel



C.    Sistem Endokrin
1.       Belimbing Wuluh
 Khasiat
  Gondok (hipertiroid)
  Kandungan  Senyawa
Pada batang mengandung senyawa saponin, pada buah mengandung senyawa flavonoid, triterpenoid dan daun mengandung senyawa aktif tannin, flavonoid, terpenoid. 

2.       Kulit manggis
 Khasiat
Anti Diabetes
Kandungan Senyawa
mengandung senyawa xanthone yang dalam hal ini berfungsi untuk mengurangi resistensi insulin pada penderita diabetes melitus. Zat Xanthone dan flavonoid yang terdapat di dalam dalam kulit manggis bersifat antioksidan.


3.      Sirsak
Khasiat
Anti diabetes
Senyawa Kimia
Dari segi kandungan gizi sirsak memiliki banyak kandungan yang baik bagi tubuh, diantranya adalah fruktosa, lemak, protein, kalsium, fosfor, besi, vitamin A, dan Vitamin B, kemudian senyawa golongan tanin, fitosterol, dan alkaloida, serta acetogenin.



Tidak ada komentar: